August 10, 2020

Status COVID - Indonesia

TOTAL POSITIF

125.396

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

80.952

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

5.723

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di Wordpress

Dewan Dorong Pemkot Surabaya Beri Stimulus Dana Kampung WANI

Wakil Ketua F-PKS DPRD Surabaya, Fatkur Rohman.

SURABAYA, JB.News – Wacana Pemkot untuk tidak memperpanjang PSBB jilid 3, memantik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Surabaya Fatkur Rohman.

Menurut dia, salah satu yang menjadi evaluasi serius dari 3 periode PSBB adalah perihal edukasi dan implementasi dalam menjaga protokol kesehatan. “Sebagaimana kita ketahui, inti dari program Kampung WANI adalah mendorong partisipasi warga dalam penjagaan protokol kesehatan, ini sebenarnya program kreatif dan bagus,” kata dia.

“Namun yang patut di evaluasi adalah terkait kemampuan anggaran dari warga, karena faktanya, tidak semua titik Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) bisa bertahan lama dengan sistem swadaya, kemampuan mereka beragam,” terangnya.

Fatkur menyampaikan, dirinya mendorong supaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hadir di program Kampung WANI melalui intervesi dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ini Semacam dana stimulus, tentunya dengan tetap mendorong partisipasi publik dalam bentuk swadaya,” tuturnya.

“Dana itu nantinya bisa diwujudkan sebagai support operasional RT/RW untuk program Kampung WANI maupun program pendampingan bagi warga yang belum memiliki pemahaman utuh perihal urgensi penjagaan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Dalam situasi seperti ini, sudah sewajarnya pemkot dan semua pihak berperan bahu-membahu dalam menyadarkan warga dan menjaga implementasi penjagaan protokol kesehatan agar rantai penularan bisa ditekan dan dihilangkan.

Stimulus anggaran pemkot untuk program Kampung WANI serta program pendampingan adalah salah satu yang harus menjadi bagian program penting ketika PSBB tidak diperpanjang. Pada intinya, bagaimana pemkot dan semuanya berperan dalam menyadarkan warga dan menjaga implementasi Penjagaan Protokol Kesehatan agar rantai penularan bisa ditekan dan dihilangkan.

Di Surabaya, kata dia, ada 1.360 RW, misal per RW rata-rata mendapatkan Rp4 juta (bergantung jumlah RT), maka butuh dana Rp5,44 miliar. Angka ini sangat rasional untuk kota sekelas Surabaya. Jadi dalam kurun tiga bulan hanya butuh Rp16,32 miliar. “Ini sangat bisa bagi Surabaya,” tegas Fatkur. (win)

Comments

comments

windi

Read Previous

Gandeng Ojol Untuk Menjadi Kurir Adminduk, Bupati Trenggalek Ingin Memberikan Pelayanan Prima Pada Masyarakat

Read Next

PSBB Skala Komunitas Jauh Lebih Substansial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar